Dalam mendekati hari raya idul fitri banyak dari kelompok  kalangan  orang-orang di kota sendiri ataupun yang ada  diluar kota yang menyempatkan saatnya untuk melakukan aktivitas merenofasi masjid ataupun musholla musholla yang  ada di lokasi mereka dengan bahan kubah yang beragam ada kubah masjid baja ringan, kubah beton serta bahan yang lainnya. Tinggal menanti sekian hari sekali lagi kita juga akan berjumpa dengan puasa ramadhan. Renofasi kubah masjid atau bangunan kubah masjid yang  di kerjakan  oleh orang-orang dengan bergotong royong yang hingga renofasi itu selekasnya usai  dengan saat  yang sudah di tetapkan.

Sebelumnya lakukan renofasi tentunya juga memerlukan pertolongan atau kontraktor kubah masjid yang dapat juga menolong kegitan renofasi supaya lebih cepat usai dalam pelaksanaan. Banyak di lokasi Indonesia yang lakukan renofasi sebelumnya berlangsungnya sholat idul fitri supaya beberapa jamaah yang ikuti sholat idul fitri terasa suka serta dapat khusyuk dalam kerjakan sholat idul fitri dengan berjamaah. Dengan bangunan masjid yang indah. Tidak kalah indahnya seperti masjid qiblatain.

KUBAH MASJID QIBLATAIN ATAU KUBAH MASJID BANI SALAMAH
Dipandang dari nama masjid itu “masjid qiblatain” yang mempunyai makna : ” masjid dua kiblat”, yang disebut satu bangunan yang begitu sangat popular di madinah, masjid yang awal mulanya bernama masjid bani salamah, di karenakan pada jaman dulu masjid itu dibuat atau di dirikan sebagai sisa tempat tinggal bani salamah. Serta ketika yang sudah lama masjid itu bertukar nama jadi masjid qiblatain.

Masjid qiblatain atau bani salamah  ini terdapat di pinggir pinggir jalan yang searah dengan jalan untuk menuju universitas di kampus madinah yang di akrab istana raja dengan jurusan wadi aqiq atau persisnya diatas satu bukit kecil di samping utara harrah wabrah, madinah. Pada sejarahnya tertulis pada permulaan islam, beberapa orang-orang yang melakukan beribadah dengan berjamaah dengan menghadap pada kiblat pada arah ke baitul maqdis atau yang mempunyai nama beda masjidil aqsha yang terdapat di yerussalem atau palestina.

Momen itu atau momen diatas telah berlangsung pada th. ke dua hijriyah pada hari senin serta pada bln. rajab dan pada saat dhuhur. Ketika itu Rasulullah SAW tengah kerjakan sholat yang lalu dengan tiba tiba turun wahyu surat al baqarah pada ayat 144.
Masjid qiblatain telah sempat alami sekian kali pemugaran, ketika th. 1987 dikerjakannya pelebaran yang di kerjakan oleh pemerintahan kerajaan arab Saudi dibawah raja fahd. Serta walau sudah dikerjakannya renofasi dan sudah dikerjakannya pembangunan konstruksi baru juga pastinya juga akan tidak menyingkirkan satu cirri cirri sebagai ciri khas masjid itu.
Ketika terlebih dulu sudah dikerjakannya renofasi masjid qiblatain yang di kerjakan oleh sultan sulaiman yang di kerjakan pada th. 893 hijriyah atau pada 1543 masehi.

Serta yang pantas di kenali kalau masjid qiblatain juga adalah daerah ziarah yang dapat juga di kunjungi oleh beberapa jamaah haji dan beberapa jamaah umroh di semua lokasi besar didunia.
Terimakasih telah membaca serta mudah-mudahan berguna untuk semua. janganlah lupa kunjungi senantiasa situs kami di “kubahmasjidd. com”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *